bantuan Pendidikan Program Solok Cerdas
BAZNAS Kota Solok Salurkan Bantuan Pendidikan ZIS Senilai Rp195 Juta bagi 284 Siswa Kurang Mampu
17/07/2026 | INDRA PUTRA BUNGSUSolok, 17 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Solok kembali menyalurkan bantuan pendidikan yang bersumber dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada siswa dan siswi kurang mampu dalam rangka menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
Penyaluran bantuan telah dimulai sejak 10 Juli 2026 dan hingga 17 Juli 2026 masih terus berlangsung. Program ini merupakan bagian dari Program Solok Cerdas yang bertujuan membantu meringankan beban biaya pendidikan keluarga mustahik sekaligus memastikan anak-anak tetap dapat mengenyam pendidikan dengan baik.
Hingga 17 Juli 2026, BAZNAS Kota Solok telah menyalurkan bantuan kepada 284 orang peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, dengan rincian 100 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD), 130 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), serta 54 siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
Untuk mendukung kebutuhan siswa dalam memasuki tahun ajaran baru, BAZNAS Kota Solok mengalokasikan dana ZIS dengan nilai kurang lebih Rp195 juta. Bantuan yang diberikan kepada siswa tingkat SD serta SMP/MTsN berupa paket perlengkapan sekolah yang terdiri atas seragam sekolah, seragam Pramuka, tas, dan buku. Sementara itu, siswa tingkat SMA menerima bantuan dalam bentuk uang tunai yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan sesuai kebutuhan masing-masing.
Ketua BAZNAS Kota Solok AKBP (Purn) H.Zaini,SH, mengatakan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik dalam membangun masa depan generasi muda sekaligus menjadi salah satu jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan. Oleh karena itu, BAZNAS menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu program prioritas dalam penyaluran dana zakat.
"Pendidikan adalah bekal utama bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik. Jangan sampai ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan ekonomi. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan para muzaki kepada BAZNAS, kami berupaya menghadirkan harapan bagi mereka agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dengan semangat dan percaya diri. Kami meyakini bahwa setiap rupiah zakat yang disalurkan untuk pendidikan adalah investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Kota Solok," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa mekanisme penyaluran bantuan disusun dengan memperhatikan kebutuhan dan kenyamanan penerima manfaat. Untuk jenjang SD dan SMP/MTsN, sistem pengambilan perlengkapan sekolah melalui toko yang telah ditunjuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan ukuran seragam yang sesuai. Sementara bagi siswa SMA, penyaluran secara langsung di Kantor BAZNAS Kota Solok diharapkan dapat berjalan tertib dan transparan.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap setelah melalui proses pendataan dan verifikasi guna memastikan bantuan diterima oleh siswa yang benar-benar memenuhi kriteria sebagai mustahik. Hingga saat ini, proses penyaluran masih berlangsung dan jumlah penerima diperkirakan akan terus bertambah sesuai hasil verifikasi yang sedang berjalan.
BAZNAS Kota Solok mengajak seluruh masyarakat, ASN, pelaku usaha, dan para muzaki untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Solok. Semakin besar dana ZIS yang terhimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial kemanusiaan.
Melalui Program Solok Cerdas, BAZNAS Kota Solok berharap tidak ada anak di Kota Solok yang terhambat mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi. Bantuan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para siswa untuk memulai tahun ajaran baru dengan semangat, optimisme, dan tekad untuk meraih masa depan yang lebih baik.#ipb